Langsung ke konten utama

Berbagi Takjil Santri TPQ An Nur


Bobotsari - Sebanyak kurang lebih 300 bungkus takjil dibagikan kepada masyarakat Desa Gandasuli Kecamatan Bobotsari, Kamis (29/4/2021)

Dalam kegiatan bagi-bagi takjil tersebut melibatkan seluruh santri dan ustadz ustadzah TPQ An Nur. Acara berlangsung sederhana tapi syarat makna. Para santri terlihat antusias memberikan satu demi satu takjil kepada warga sekitar.

Sembari membagikan takjil, para santri juga memberikan edukasi agar masyarakat mematuhi anjuran yang telah disampakan pemerintah tentang kebersihan lingkungan dan menerapkan protokol kesehatan.

"Pembagian takjil tersebut merupakan salah satu bentuk pembelajaran kepada para santri untuk senantiasa berbagi kepada sesama terutama pada bulan Ramadan ini" ucap Hana Nurfitriani yang merupakan salah satu ustadzah di TPQ An Nur.

Seluruh takjil tersebut dikumpulkan dari masing-masing santri dan juga ustadz ustadzah TPQ An Nur, yang kesemuanya dibagikan kepada masyarakat, lanjutnya.

Kegiatan ini merupakan kali pertama yang dilaksanakan oleh TPQ An Nur, biasanya setiap bulan Ramadan diisi dengan tadarus Al Qur'an dan buka bersama.

Masyarakat berharap agar kegiatan semacam ini dapat diteruskan pada waktu-waktu mendatang supaya para santri terbiasa untuk berbagi kepada sesama.

TPQ An Nur merupakan salah satu lembaga pendidikan keagamaan non formal yang ada di Desa Gandasuli Kecamatan Bobotsari dan telah mendapatkan ijin operasional dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga. [MYS]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merajut Tali Silaturahmi

Oleh : Much Yulianto Sidik Sudah diketahui bersama bahwa manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, makhluk yang hidupnya membutuhkan bantuan dari orang lain, makan, minum, kerja, bahkan sampai tidur pun membutuhkan orang lain. Sebagai contoh nasi, dari mulai gabah sampai menjadi nasi yang dimakan membutuhkan proses yang panjang, dan semua proses membutuhkan bantuan orang lain. "Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan istrinya; dan dari pada keduanya Allah mengembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu." (QS. An Nisaa :1) Salah satu bentuk hubungan timbal balik adalah dengan menjalin silaturahmi, dengan adanya silaturahmi orang-orang yang awalnya tidak saling kenal bisa saling ken...

Sesama Muslim Jangan Saling Menghujat

Oleh : Much Yulianto Sidik Akhir-akhir ini di media sosial banyak muslim yang telah jauh meninggalkan nilai-nilai ukhuwah dengan menghujat umat muslim lainnya, baik secara perorangan maupun berkelompok, sangat tidak pantas apabila ada orang yang mengaku dirinya seorang mukmin tetapi mengabaikan ajaran ukhuwah.  Agama mengajarkan bahwa tidak boleh berprasangka buruk, jangan pula menjadi manusia yang gemar menghujat dan mencaci maki, berkata tidak baik dan kasar. Manusia diciptakan berbeda dengan makhluk lainnya, manusia dikaruniai akal pikiran agar dapat berbuat baik dan berbudi pekerti luhur, bertutur kata yang baik mengedepankan sopan santun.  Melakukan kritik terhadap orang lain boleh saja, akan tetapi harus dengan mengedepankan nilai-nilai ukhuwah bukan dengan emosi, dengan bahasa yang halus serta tanpa mengurangi kebebasan, keberanian dan daya kritis, sehingga terasa damai bagi orang yang mendengarkan.   Allah swt berfirman yang artinya : "..dan berbicaralah kepa...

Perbedaan Adalah Rahmat

Oleh : Much Yulianto Sidik Di era sekarang ini masih banyak dijumpai perilaku yang menyinggung perbedaan masalah SARA, kesukuan, ras, golongan bahkan perbedaan agama, tidak sedikit yang dengan sengaja merekam perilakunya tersebut kemudian mengunggahnya ke dunia maya atau media sosial. Sudah menjadi kodrat (sunatullah) manusia diciptakan oleh Allah swt berbeda beda, baik secara fisik maupun psikologis, laki-laki maupun perempuan, termasuk dilahirkan menjadi orang dari suku bangsa mana juga manusia tidak bisa menentukan, dalam Al Qur'an disebutkan : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." (QS. Al Hujurat : 13). Tujuan dari penciptaan manusia yang berbeda tidak lain a...