Langsung ke konten utama

Amalan Sunnah di Bulan Berkah

Sebentar lagi Ramadan akan meninggalkan kita, sudah semestinya kita senantiasa meningkatkan kualitas ibadah kita di bulan yang penuh berkah ini dengan terus berlomba-lomba dalam kebaikan, saat ini masih banyak yang menyia-nyiakan kesempatan untuk mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya, banyak diantara kita yang tidak menjaga kesakralan bulan yang mulia ini.



Diriwayatkan bahwa “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Sesungguhnya umatku tidak akan terhina, selama mereka mendirikan bulan Ramadhan.’ Sahabat bertanya: ‘Wahai Rasulullah, apa bentuk kehinaan mereka dalam menyia-nyiakan bulan Ramadhan?’ Rasulullah menjawab, ‘Pelanggaran terhadap hal-hal yang haram pada bulan Ramadhan, seperti zina atau minum khamar. Allah dan para malaikat melaknatnya hingga tahun berikutnya. Jika ia meninggal sebelum bulan Ramadhan berikutnya, maka ia tidak mempunyai kebaikan apa pun di sisi Allah yang bisa menyelamatkannya dari neraka. Oleh sebab itu, berhati-hatilah terhadap bulan Ramadhan, karena pahala kebaikan demikian juga ganjaran kejelekan akan dilipat gandakan” (Imam at-Thabrani)


Selain pahala yang dilipatgandakan, perbuatan dosa pun akan dilipatgandakan, sebagaimana dalam hadits di atas, maka kita harus meninggalkan perbuatan yang tidak baik, sekecil apapun kejelekan yang kita kerjakan, dosanya akan lebih besar dibandingkan dengan kejelekan yang dilakukan pada bulan selain Ramadan.


Jangan sampai Lazada membuatmu terlena, jangan sampai shopee membuatmu iri, dan jangan sampai Tokopedia melalaikan si dia (bulan Ramadan), yuk selama masih ada kesempatan, kejar terus amalan yang belum sempat dilakukan, agar engkau mendapatkan keberkahan dari bulan Ramadan ini.


Disamping mengerjakan amalan wajib seperti shalat lima waktu, puasa di siang hari, ada beberapa amalan yang disunnahkan untuk dikerjakan, antara lain :

1. Tadarus Al Qur'an

Sudah kita ketahui bersama bahwa membaca Al Qur'an memiliki nilai pahala yang besar, selain itu juga membaca Al Qur'an merupakan sarana untuk melakukan introspeksi diri, apalagi jika mengetahui makna yang terkandung di dalamnya.

2. Sahur

Sabda Rasulullah: "Makan sahur adalah berkah, maka janganlah kalian meninggalkannya, walau hanya meminum seteguk air, karena Allah dan para malaikat mendoakan orang yang makan sahur.” (H.R. Ahmad)

3. Bersedekah

Bersedekah merupakan salah satu amalan yang selalu dilakukan oleh Rasulullah, dan pada bulan Ramadan semakin meningkatkan sedekahnya itu.

4. Berdoa

Ada tiga orang yang doanya tidak akan tertolak, salah satunya adalah orang berpuasa sampai ia berbuka.

5. Shalat tarawih

Shalat tarawih merupakan shalat sunnah yang hanya dilakukan pada bulan Ramadan dan diakhiri dengan shalat witir, shalat tarawih bisa dikerjakan dengan berjamaah maupun sendirian


Tentunya masih banyak amalan amalan Sunnah yang dapat dikerjakan di bulan Ramadan ini, semoga kita selalu mendapat keberkahan dari bulan Ramadan dan dapat dipertemukan kembali dengan bulan Ramadan tahun berikutnya.

Wallahu a'lam


MYS



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merajut Tali Silaturahmi

Oleh : Much Yulianto Sidik Sudah diketahui bersama bahwa manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, makhluk yang hidupnya membutuhkan bantuan dari orang lain, makan, minum, kerja, bahkan sampai tidur pun membutuhkan orang lain. Sebagai contoh nasi, dari mulai gabah sampai menjadi nasi yang dimakan membutuhkan proses yang panjang, dan semua proses membutuhkan bantuan orang lain. "Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan istrinya; dan dari pada keduanya Allah mengembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu." (QS. An Nisaa :1) Salah satu bentuk hubungan timbal balik adalah dengan menjalin silaturahmi, dengan adanya silaturahmi orang-orang yang awalnya tidak saling kenal bisa saling ken...

Sesama Muslim Jangan Saling Menghujat

Oleh : Much Yulianto Sidik Akhir-akhir ini di media sosial banyak muslim yang telah jauh meninggalkan nilai-nilai ukhuwah dengan menghujat umat muslim lainnya, baik secara perorangan maupun berkelompok, sangat tidak pantas apabila ada orang yang mengaku dirinya seorang mukmin tetapi mengabaikan ajaran ukhuwah.  Agama mengajarkan bahwa tidak boleh berprasangka buruk, jangan pula menjadi manusia yang gemar menghujat dan mencaci maki, berkata tidak baik dan kasar. Manusia diciptakan berbeda dengan makhluk lainnya, manusia dikaruniai akal pikiran agar dapat berbuat baik dan berbudi pekerti luhur, bertutur kata yang baik mengedepankan sopan santun.  Melakukan kritik terhadap orang lain boleh saja, akan tetapi harus dengan mengedepankan nilai-nilai ukhuwah bukan dengan emosi, dengan bahasa yang halus serta tanpa mengurangi kebebasan, keberanian dan daya kritis, sehingga terasa damai bagi orang yang mendengarkan.   Allah swt berfirman yang artinya : "..dan berbicaralah kepa...

Perbedaan Adalah Rahmat

Oleh : Much Yulianto Sidik Di era sekarang ini masih banyak dijumpai perilaku yang menyinggung perbedaan masalah SARA, kesukuan, ras, golongan bahkan perbedaan agama, tidak sedikit yang dengan sengaja merekam perilakunya tersebut kemudian mengunggahnya ke dunia maya atau media sosial. Sudah menjadi kodrat (sunatullah) manusia diciptakan oleh Allah swt berbeda beda, baik secara fisik maupun psikologis, laki-laki maupun perempuan, termasuk dilahirkan menjadi orang dari suku bangsa mana juga manusia tidak bisa menentukan, dalam Al Qur'an disebutkan : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." (QS. Al Hujurat : 13). Tujuan dari penciptaan manusia yang berbeda tidak lain a...