Langsung ke konten utama

KISAH MISTIS PEMILIHAN 'RT BUDI'

Kemarin malam baru saja berlangsung pemilihan Ketua salah satu RT di desa Gandasuli Kecamatan Bobotsari. Cuaca yang awalnya hujan deras mendekati waktu acara berangsur reda. Hadir dalam acara tersebut bapak Gunawan, BA selaku Pj. Kades, perwakilan perangkat desa, perwakilan BPD dan ketua PKRT Desa Gandasuli.


Setelah acara dibuka, kemudian dilanjut sambutan oleh Pj. Kepala Desa dan oleh ketua PKRT Gandasuli, tiba saatnya musyawarah pemilihan Ketua RT yang dipandu oleh Ketua RT demisioner. Pemilihan berjalan dengan hangat, terbukti ada 3 nama calon yang muncul, yaitu pak Budiman, pak Misyono, dan pak Rachmanto, dan setelah dimusyawahkan oleh warga disetujui yang menjadi ketua RT adalah pak Budiman. 

Setelah acara berakhir, hadirin mulai meninggalkan tempat kegiatan, hanya tersisa 4 orang, dan mereka terlibat pembicaraan yang sangat interaktif, salah satu membahas tentang bagaimana program RT selanjutnya. 

Disela obrolan, pak Budiman bertanya tentang salah satu orang yang diyakini ikut tim rombongan dari pemerintah desa, kami pun kaget setelah mendengar ciri ciri orang tersebut, karena kami yang dari awal mengikuti kegiatan tidak ada yang melihatnya, diceritakan orang tersebut menggunakan peci hitam, berambut putih, menggunakan baju kotak kotak. 

Pak Budiman bersikukuh bahwa tadi ada orang dengan ciri ciri tersebut ikut dalam kegiatan musyawarah, orang tersebut duduk didekat pak Kades, sampai dengan kami tunjukkan foto keseluruhan anggota yang hadir juga pak Budiman tetap tidak percaya, dan yakin sekali melihat dengan jelas orang tersebut. 

Dalam foto tersebut jelas tidak ada orang yang sesuai dengan apa yang disampaikan oleh pak Budiman, dan sampai kami membubarkan diri, pak Budiman masih dengan keyakinannya bahwa tadi ada orang yang ikut dalam kegiatan musyawarah tersebut. 

Dan semoga itu hanya penglihatan dari pak Budi saja, kalaupun itu merupakan sosok mistis yang tak kasat mata, semoga menjadi pertanda baik atas terpilihnya bapak Budiman menjadi ketua RT. 

Wallahu a'lam 



Much Yulianto Sidik 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merajut Tali Silaturahmi

Oleh : Much Yulianto Sidik Sudah diketahui bersama bahwa manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, makhluk yang hidupnya membutuhkan bantuan dari orang lain, makan, minum, kerja, bahkan sampai tidur pun membutuhkan orang lain. Sebagai contoh nasi, dari mulai gabah sampai menjadi nasi yang dimakan membutuhkan proses yang panjang, dan semua proses membutuhkan bantuan orang lain. "Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan istrinya; dan dari pada keduanya Allah mengembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu." (QS. An Nisaa :1) Salah satu bentuk hubungan timbal balik adalah dengan menjalin silaturahmi, dengan adanya silaturahmi orang-orang yang awalnya tidak saling kenal bisa saling ken...

Sesama Muslim Jangan Saling Menghujat

Oleh : Much Yulianto Sidik Akhir-akhir ini di media sosial banyak muslim yang telah jauh meninggalkan nilai-nilai ukhuwah dengan menghujat umat muslim lainnya, baik secara perorangan maupun berkelompok, sangat tidak pantas apabila ada orang yang mengaku dirinya seorang mukmin tetapi mengabaikan ajaran ukhuwah.  Agama mengajarkan bahwa tidak boleh berprasangka buruk, jangan pula menjadi manusia yang gemar menghujat dan mencaci maki, berkata tidak baik dan kasar. Manusia diciptakan berbeda dengan makhluk lainnya, manusia dikaruniai akal pikiran agar dapat berbuat baik dan berbudi pekerti luhur, bertutur kata yang baik mengedepankan sopan santun.  Melakukan kritik terhadap orang lain boleh saja, akan tetapi harus dengan mengedepankan nilai-nilai ukhuwah bukan dengan emosi, dengan bahasa yang halus serta tanpa mengurangi kebebasan, keberanian dan daya kritis, sehingga terasa damai bagi orang yang mendengarkan.   Allah swt berfirman yang artinya : "..dan berbicaralah kepa...

Perbedaan Adalah Rahmat

Oleh : Much Yulianto Sidik Di era sekarang ini masih banyak dijumpai perilaku yang menyinggung perbedaan masalah SARA, kesukuan, ras, golongan bahkan perbedaan agama, tidak sedikit yang dengan sengaja merekam perilakunya tersebut kemudian mengunggahnya ke dunia maya atau media sosial. Sudah menjadi kodrat (sunatullah) manusia diciptakan oleh Allah swt berbeda beda, baik secara fisik maupun psikologis, laki-laki maupun perempuan, termasuk dilahirkan menjadi orang dari suku bangsa mana juga manusia tidak bisa menentukan, dalam Al Qur'an disebutkan : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal." (QS. Al Hujurat : 13). Tujuan dari penciptaan manusia yang berbeda tidak lain a...